Nabi ﷺ menyebut ingkar janji sebagai salah satu dari tiga tanda orang munafik HR. Bukhari 33. Hari ini kita berjanji dengan jempol, lalu lupa sebelum malam.
Dari Al-Qur'an
وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ ۖ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولًا
Dari Nabi ﷺ
«آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ»
Terlihat pada para nabi
Musa sepakat bekerja delapan atau sepuluh tahun di Madyan sebagai mahar pernikahannya 28:27-28. Ibnu 'Abbas ditanya mana yang ia tunaikan: "Yang lebih lama dan lebih baik di antara keduanya" HR. Bukhari 2684.
Yang bukan termasuk akhlak ini
Menepati janji bukan berarti sedikit berjanji agar tidak pernah gagal. Ia berarti berjanji dengan hati-hati, mengucapkan "insya Allah" 18:23-24, lalu berusaha sekuat tenaga.
Hari ini, dalam praktik
Kalau kamu bilang "nanti aku telepon balik", teleponlah balik.
Datanglah tepat waktu. Waktu mereka juga amanah.
Kembalikan apa yang kamu pinjam sebelum mereka harus memintanya.
Langkah kecil yang praktis. Ini nasihat seorang teman, bukan fatwa.
Akhlakmu minggu ini
الوَفَاءُ بِالعَهْد Menepati janji
Pilih satu akhlak dan bawalah selama tujuh hari. Hanya disimpan di perangkat ini, tidak ada orang lain yang melihatnya.
Momen mereka
Sumber di halaman ini
QS 17:34QS 19:54QS 28:27-28QS 53:37HR. Bukhari 33HR. Bukhari 2684
Makna Al-Qur'an ditulis dalam bahasa sederhana, sedekat mungkin dengan bahasa Arabnya. Nomor hadis mengikuti sunnah.com.