Nasihat Luqman kepada anaknya diakhiri dengan ini: sederhanakanlah langkahmu dan lunakkanlah suaramu. Lalu datang gambaran yang tak terlupakan: seburuk-buruk suara adalah suara keledai 31:19.
Dari Al-Qur'an
وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ
Dari Nabi ﷺ
«ارْبَعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ، فَإِنَّكُمْ لاَ تَدْعُونَ أَصَمَّ وَلاَ غَائِبًا»
Terlihat pada para nabi
Dalam perjalanan, para sahabat meneriakkan takbir setiap kali tiba di sebuah lembah. Beliau ﷺ bersabda: kasihanilah diri kalian, kalian tidak memanggil yang tuli atau yang jauh HR. Bukhari 2992. Jika berzikir saja tidak perlu berteriak, apalagi bertengkar.
Yang bukan termasuk akhlak ini
Merendahkan suara bukan menyembunyikan kebenaran, atau diam saat seseorang perlu dibela. Ini soal nada, bukan pesan.
Hari ini, dalam praktik
Saat suaramu mulai naik, perlambat bicaramu, jangan perkeras.
Matikan pengeras suara ponsel di tempat umum.
Datangi ruangan sebelah, jangan berteriak dari ujung rumah.
Langkah kecil yang praktis. Ini nasihat seorang teman, bukan fatwa.
Akhlakmu minggu ini
خَفْضُ الصَّوْت Merendahkan suara
Pilih satu akhlak dan bawalah selama tujuh hari. Hanya disimpan di perangkat ini, tidak ada orang lain yang melihatnya.
Momen mereka
Sumber di halaman ini
QS 19:3QS 31:19QS 49:3HR. Bukhari 2992
Makna Al-Qur'an ditulis dalam bahasa sederhana, sedekat mungkin dengan bahasa Arabnya. Nomor hadis mengikuti sunnah.com.